Tips Memberikan ASI pada Bayi yang Disimpan di Kulkas

Tips Memberikan ASI pada Bayi yang Disimpan di Kulkas

Agar ASI yang Anda berikan tetap berkualitas maka konsumsi makanan bergizi seperti sayuran, buah-buahan, dan makanan seimbang. Produktivitas ASI akan sebanding dengan jumlah gizi yang dikonsumsi. Jika jumlah ASI banyak Anda dapat menyimpannya di kulkas dan dengan tips berikut ini Ana dapat memberikannya kembali pada bayi dengan aman.

  1. Berikan Sesuai Waktu

Berikan ASI yang disimpan di dalam kulkas sesuai dengan tanggal pertama ASI yang disimpan. Anda harus menuliskan tanggal serta jam pada bungkusan atau botol ASI yang disimpan. Pastikan plastik yang Anda gunakan tidak bocor dan botol yang digunakan tertutup dengan rapat.

  1. Hangatkan Susu

ASI yang Anda ambil dari kulkas sebelum diberikan kepada bayi maka Anda harus menghangatkannya selama 15 menit. Cara menghangatkannya dengan menggunakan wadah berisi air hangat dan masukkan botol atau kemasan plastik yang berisi ASI.

Anda bisa mendapatkan botol dan kemasan yang berkualitas ini dengan membelinya di toko perlengkapan bayi orami.com. Anda akan mendapatkan tawaran potongan harga untuk setiap pembelian sesuai ketentuan. Potongan harga ini juga bisa Anda dapatkan dengan belanja di JGOS 2018 yang akan segera diadakan.

Jika ASI yang Anda simpan membeku maka sebelum dipanaskan Anda harus mencairkannya terlebih dahulu di dalam kulkas. Caranya dengan meletakkan ke bagian kulkas yang tidak beku kurang lebih selama 12 jam. Setelah itu baru dihangatkan seperti cara di atas. Perlu Anda ketahui ASI yang telah dihangatkan tidak boleh dibekukan kembali.

  1. Gunakan Alat Penghangat

Teknologi telah berkembang pesat dan Anda bisa menghangatkan ASI yang beku dan dingin dengan menggunakan bottle warmer. Alat ini akan membantu Anda dengan lebih cepat sehingga bayi tidak perlu menunggu lama. Anda hanya perlu menunggu sekitar 5 hingga 10 menit hingga ASI menjadi hangat.

Jangan memanaskan ASI menggunakan kompor alias direbus atau menggunakan microwave. Cara ini merupakan sebuah kesalahan yang dapat merusak kualitas ASI Anda. Sebelum Anda menggunakan alat pemanas ASI pastikan alat tersebut tidak akan merusak kualitas ASI.

  1. Hangatkan Secukupnya

Bayi memiliki kapasitas minum ASI yang berbeda sehingga Anda harus mengamatinya dengan cerdas agar memanaskan ASI sesuai kebutuhan. Setelah dihangatkan Anda bisa memberikannya ke dalam botol susu lainnya yang lebih ringan dan lebih mudah dipegang bayi Anda. Gunakan ukuran botol dan dot yang sesuai dengan usia bayi Anda.

Sebelum menyimpan ASI di kulkas Anda harus memastikan plastik atau botol yang Anda gunakan bebas dari BPA. Kualitas bahan yang digunakan tidak akan merusak kandungan ASI. Sebelum menyimpan ASI, saat Anda memerahnya gunakan pompa ASI yang higienis, terlebih dahulu bersihkan bagian puting payudara agar tidak ada kuman dan bakteri yang ikut terpompa.